MKDU - Ilmu Sosial Dasar (Tugas II)
0
Ilmu sosial dasar (ISD) adalah ilmu
pengetahuan untuk menyelidiki, menemukan, meningkatkan, dan membahas mengenai pemahaman
manusia tentang masalah-masalah sosial yang terjadi pada masyarakat dengan
menggunakan pengertian-pengertian (konsep, teori, dan fakta) yang berasal dari
gabungan disiplin ilmu-ilmu sosial. Ilmu-ilmu sosial tersebut adalah :
a.
Sejarah
b.
Ekonomi
c.
Geografi
d.
Sosiologi
e.
Antropologi
f.
Psikokologi Sosial.
Dengan begitu antara ilmu-ilmu sosial dan
ilmu sosial dasar tidak ada perbedaan yang prinsipil.
Ilmu sosial dasar memberikan dasar-dasar
pengetahuan umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji
gejala-gejala sosial yang terjadi di masyarakat kepada mahasiswa, yang
diharapkan cepat tanggap serta mampu menghadapi dan memberi alternatif pemecahan
masalah dalam kehidupan bermasyarakat. Sehingga mahasiswa dapat berperan serta
dalam mewujudkan hubungan yang harmonis kepada masyarakat.
Ilmu sosial dasar menyajikan pemahaman
mengenai hakekat manusia sebagai makhluk sosial dan masalah—masalahnya dengan
menggunakan kerangka pendekatan yang melihat sasaran studinya sebagai suatu
masalah obyektif dan subyektif. Dengan menggunakan kacamata obyektif berarti
konsep dan teori yang berkenaan dengan hakekat manusia dan masalahnya
yang telah dikembangkan dalam ilmu-ilmu sosial akan digunakan.
Sedangkan menurut kacamata subyektif,
masalah-masalah yang dibahas tersebut akan dikaji menurut perspektif masyarakat
yang bersangkutan dan dibandingkan dengan kacamata pengkaji atau mahasiswa.
Masalah-masalah sosial tersebut nantinya akan menemui titik temu untuk diatasi
dan diperbaiki bersama.
Dengan penggabungan kacamata obyektif dan
subyektif akan mewujudkan adanya kepekaan mengenai masalah-masalah sosial yang
disertai dengan rasa tanggung jawab dalam kedudukannya sebagai masyarakat
ilmiah dan warga negara Indonesia. Oleh karena itu seluruh lapisan masyarkat
diharapkan menjunjung tinggi nilai-nilai sosial, agar stabilitas keamanan tetap
terjaga.
Yang membedakan masalah sosial dengan masalah
lainnya bahwa masalah sosial selalu ada kaitannya dengan nilai-nilai moral dan
pranata-pranata sosial. Menurut masyarakat, masalah sosial adalah segala
sesuatu yang menyangkut kepentingan umum. Sedangkan menurut para ahli, adalah
suatu kondisi atau perkembangan dalam masyarakat yang berdasarkan atas studi,
mempunyai sifat yang dapat menimbulkan kekacauan terhadap kehidupan masyarakat
secara keseluruhan.
Misalnya, pedagang kaki lima menurut definisi
umum bukanlah masalah sosial karena pedagang tersebut berupaya mencari nafkah
untuk keluarganya dan memberikan pelayanan kepada warga pada taraf hidup
tertentu. Tetapi bagi perencana kota, pedagang kaki lima tersebut merupakan
sumber kekacauan dan kemacetan lalu lintas dan peluang kejahatan.
Masalah-masalah sosial yang dihadapi
masyarakat tidaklah sama, hal ini disebabkan perbedaan tingkat perkembangan
kebudayaan masyarakat dan keadaan lingkungan alam dimana masyarakat itu hidup.
Masalah-masalah tersebut dapat berupa masalah sosial, moral, politik, ekonomi,
agama, dll.
Kegiatan-kegiatan sosial yang mendatangkan
manfaat yang dilakukan bersama oleh masyarakat dapat mewujudkan kondisi yang
harmonis diantara masyarakat. Kemudian dapat mengurangi kesenjangan dan
kecemburuan sosial. Masyarakat harus bersatu dalam mengatasi masalah-masalah
sosial yang terjadi. Oleh karena itu, ilmu sosial dasar harus dipelajari oleh
mahasiswa agar dalam kehidupan dalam masyarakat, mahasiswa telah mengerti dan
memahami cara untuk mengatasi masalah-masalah sosial.
Mahasiswa tidak hanya dituntut untuk menguasai
bidang ilmu yang sedang dipelajari, namun mahasiswa juga harus dapat peka
terhadap denyut kehidupan, kebutuhan, serta perkembangan masyarakat. Ilmu
sosial dasar harus dapat diterapkan dalam setiap mahasiswa agar mahasiswa
memiliki kepribadian yang tidak hanya ahli dalam bidang profesinya tetapi juga
mampu menerapkan ilmunya dalam kehidupan masyarakat.
2. Tujuan Ilmu Sosial Dasar
Tujuan ISD adalah memberikan suatu
pengetahuan dasar dan pengertian secara umum tentang konsep-konsep yang
dikembangkan untuk mengkaji gejala-gejala sosial yang ada, dan juga untuk lebih
memahami dan menyadari bahwa setiap kenyataan sosial dan masalah sosial ada
dalam masyarakat dan selalu bersifat kompleks, kita hanya bisa memahaminya
secara kritis. Untuk itulah ilmu sosial dasar mempunyai peran penting agar
mahasiswa memiliki bekal yang cukup dalam hidup bermasyarakat.
Masalah sosial yang terjadi pada masyarakat
bersifat kompleks, tidak dapat diduga-duga, dan banyak sesuatu yang
tersembunyi. Untuk itu mahasiswa harus berfikir kritis dan dijaksana dalam
menanggapinya. Ilmu sosial dasar memberikan wawasan kepada mahasiswa untuk
dapat menjawab setiap permasalahan yang terjadi pada masyarakat. Mahasiswa
hanya perlu memikirkan bagaimana menemukan solusi untuk menghadapi masalah
sosial.
Kemudian ilmu sosial dasar juga bertujuan
untuk membantu perkembangan wawasan pemikiran dan kepribadian mahasiswa agar
memperoleh wawasan pemikiran yang lebih luas. Dan ciri-ciri kepribadian yang
diharapkan dari setiap anggota golongan terpelajar Indonesia, khususnya
berkenaan dengan sikap dan tingkah laku manusia dalam menghadapi manusia
lainnya. Mahasiswa membutuhkan wawasan yang luas mengenai sikap dan tingkah
lakunya agar dapat menerapkan ilmunya kepada masyarakat luas.
Sikap dan tingkah laku mahasiswa ditentukan
dari pergaulan mereka sehari-hari. Mahasiswa harus dapat memilih pergaulan yang
sehat dan dapat memberikan manfaat yang baik. Mahasiswa harus mempunyai wawasan
mengenai sikap dan tingkah laku yang baik yang dipakai ketika mereka
berhubungan dengan orang lain. Hal ini diperlukan agar menjadi mahasiswa yang
berkualitas, tidak hanya kepandaiannya mengenai ilmu pengetahuan tetapi juga
harus pandai dalam bersikap.
Pengabdian mahasiswa kepada masyarakat sangat
diperlukan, mengingat keterbatasan sumber daya manusia yang minim pada
masyarakat tersebut. Mahasiswa dapat membantu masyarakat dengan menerapkan
ilmunya yang telah mereka pelajari selama di bangku kuliah. Selain itu
masyarakat juga harus aktif di dalam pembangunan daerahnya.
Mahasiswa yang sukses adalah mahasiswa
yang dapat berwirausaha dan mempekerjakan masyarakat sekitar, agar daerah
tersebut tidak tertinggal. Mahasiswa dan masyarakat dapat bekerjasama dalam
membangun daerah. Dengan bekerjanya masyarakat, maka mahasiswa telah menaikkan
perekonomian masyarakat dan masyarakat dapat hidup layak.
Selain itu ilmu sosial dasar bertujuan
membantu kepribadian mahasiswa agar mampu berperan kepada bangsa dan Negara,
dan agama. Mahasiswa dapat memberikan kontribusinya kepada bangsa dan negara
dengan melalui penciptaan alat-alat yang berguna di masa yang akan datang,
berprestasi di kancah internasional, dan mengabdikan seluruh jiwa dan raganya.
Dengan begitu bangsa dan Negara akan menjadi besar, maju, dan diperhitungkan
oleh bangsa lain.
Peran mahasiswa kepada agama adalah agar
kepribadian mahasiswa tidak menyimpang dari ajaran agamanya. Agama dibutuhkan
sebagai pengatur hidup manusia. Ketika mahasiswa sedang melakukan susuatu,
mereka sudah tahu mana yang boleh dilakukan dan mana yang tidak boleh
dilakukan. Kepribadian mahasiswa akan berkembang dengan baik bila mereka dapat
mengaplikasikan ilmunya yang disertai dengan ajaran agamanya.
Lalu ilmu sosial dasar memiliki tujuan untuk
memberi ilmu pengetahuan dasar kepada mahasiswa agar mereka mampu berpikir
interdisipliner/ antar ilmu pengetahuan. Hal ini diperlukan untuk memudahkan
mahasiswa berkomunikasi dengan orang lain. Pengetahuan dasar yang luas akan
memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk dapat mengembangkan potensi yang
besar kepada lingkungan sekitarnya.
Komunikasi sangat penting dikuasai olesh
setiap mahasiswa, karena dengan komunikasi yang baik kepada orang lain maka
mereka akan dapat mengembangkan seluruh petensinya dan agar dapat diterima oleh
masyarakat dengan baik. Komunikasi dipakai untuk mengajak masyarakat untuk
dapat mandiri dan mensosialisasikan suatu temuan ilmiah yang dapat dimanfaatkan
bersama-sama untuk kepentingan umum. Untuk itu mahasiswa dapat memahami peranan
komunikasi dan fungsinya, agar suatu saat nanti tidak menimbulkan masalah sosial
lainnya.
Kesimpulan yang dapat diambil dari materi ini
adalah ilmu sosial memiliki banyak manfaat khususnya kepada mahasiswa. Ilmu
sosial dasar memberikan wawasan dan pengetahuan yang berguna dalam kehidupan
bermasyarakat. Kemudian masalah-masalah sosial dapat diselesaikan dengan ilmu
sosial dasar. Untuk itu mahasiswa harus dapat memahami dan menerapkan ilmu
sosial dasar dalam kehidupan sehari-hari.
3. Kelompok-kelompok Ilmu Pengetahuan
Pada dasar pengelompokan, ilmu pengetahuan
dapat dikelompokan menjadi tiga, yaitu:
a.) Ilmu
Pengetahuan Alam,
b.) Ilmu
Pengetahuan Sosial,
c.) dan
Ilmu Pengetahuan Budaya atau yang lebih umum disebut adalah Ilmu
Pengetahuan
Humaniora.
Pengelompokan ilmu pengetahuan ini yang
mendasari pengembangan Ilmu Alamiah Dasar, Ilmu Sosial Dasar, dan Ilmu Budaya
Dasar, Ilmu Pengetahuan Alam dan Ilmu Alamiah Dasar bisa di satu keterkaitkan
dengan IPA Ilmu Pengetahuan Sosial dan Ilmu Sosial Dasar bisa di satu
keterkaitkan dengan IPS Ilmu Pengetahuan Budaya dan Ilmu Budaya Dasar bisa di
satu keterkaitkan dengan Humaniora pada dasarnya semuanya saling keterkaitkan
dengan salah satu bidang yang sama dan tujuan yang sama.
4. Perbedaan dan Persamaan antara ISD dan IPS
Ilmu Sosial dasar (ISD) dan Ilmu Pengetahuan sosial(IPS) kedua-duanya
mempunyai persamaan dan perbedaan.
• Persamaan ISD dan IPS yaitu :
• Persamaan ISD dan IPS yaitu :
a. Kedua-duanya merupakan bahan studi untuk kepentingan
program pendidikan.
b. Keduanya bukan disiplin ilmu yang berdiri sendiri.
c. Keduanya mempunyai materi yang terdiri dari
kenyataan social dan masalah sosial.
• Perbedaan ISD dan IPS
yaitu :
a. Ilmu sosial dasar diberikan di Perguruaan Tinggi,
Ilmu Pengetahuan Sosial diberikan di sekolah dasar dan sekolah lanjutan.
b. Ilmu sosial dasar merupakan mata kuliah tunggal
sedangkan ilmu pengetahuan sosial dasar merupakan kelompok dari sejumlah mata
pelajaran(untuk sekolah lanjutan).
c. Ilmu Sosial dasar diarahkan kepada pembentukan sikap dan kepribadian,
sedang ilmu pengetahuan social diarahkan kepada pembentukan pengetahuan dan
keterampilan intelektual.
5. Penggolongan Ilmu Sosial
Dasar
Bahan pelajaran Ilmu Sosial Dasar dapat dibedakan 3
golongan :
1. Kenyataan-kenyataan sosial yang ada dala
mmasyarakat, yang secara bersama-sama merupakan masalah social tertentu.
2. Konsep-konsep sosial atau pengertian-pengertian
tentang kenyataan-kenyataan sosial dibatasi pada konsep dasar atau elemnter
saja yang sangat diperlukan untuk mempelajari masalah-masalah sosial yang
dibahas dalam Ilmu Pengetahuan Sosial
3. Masalah-masalh yang timbul dalam masyarakat,
biasanya terlibat dalam berbagai kenyataan-kenyataan sosial yang antara yang satu
dengan yang lainnya berbeda.
•
Berdasarkan bahan kajian seperti yang disebut diatas, dapat dijabarkan
lebih lanjut ke dalam pokok bahasan dan sub pokok bahasan, untuk dapat di
operasionalkan.
• Ilmu sosial
dasar terdiri dari 8 Pokok Bahasan, dari kedelapan pokok bahasan tersebut maka
ruang lingkup perkuliahan ilmu sosial dasar diharapkan mempelajari dan memahami
adanya :
1. Berbagai masalah kependudukan dalam hubungannya
dengan perkembangan masyarakat dan kebudayaan.
2. Masalah individu,
keluarga dan masyarakat.
#Sumber:
1. http://adeadangsuryana.wordpress.com/tag/kelompok-ilmu-pengetahuan/
2. http://gumulunglbk.blogspot.com/2012/10/isd-adalah-salah-satu-mkdu-bab-i-minggu.html
3. http://nurrahim.wordpress.com/2012/12/25/pengertian-dan-tujuan-ilmu-sosial-dasar/
#Sumber:
1. http://adeadangsuryana.wordpress.com/tag/kelompok-ilmu-pengetahuan/
2. http://gumulunglbk.blogspot.com/2012/10/isd-adalah-salah-satu-mkdu-bab-i-minggu.html
3. http://nurrahim.wordpress.com/2012/12/25/pengertian-dan-tujuan-ilmu-sosial-dasar/
0 komentar: